READING TIME: Why Kaneda Can’t Fall In Love

20141119_102906

Hey-lo!

I have a time to wander around book store again (finally!) and found these 2 volumes manga at the new release section. Excuse me to write it in Indonesian because I don’t know if this manga also published internationally or not. But do let me know if you want manga recommendation posts! I’ll do my best to write them for you.

Indonesian readers, in case you’re curious what’s this manga about, read my thought on it after the jump.

Komik ini aku beli waktu jalan-jalan di Solo Square. Aku mampir bersama sepupu-sepupuku setelah makan malam di luar. Tadinya kita niat mau nobar nonton pertandingan MU, tapi malah terdampar di mall (。 ̄□ ̄)

Kita bersaudara beruntungnya sama-sama suka baca komik—basically segala buku yang menarik, makanya setiap pergi ke mall yang ada toko bukunya, kita pasti menyempatkan diri untuk ke sana. Aku berniat beli komik yang ceritanya ringan, buat bacaan karena besoknya aku terbang pulang ke Jakarta. Mataku langsung berbinar ketika melihat sampul depannya gambar cowok cakep, macam Midorima (yup, miracle shooter dari Kuroko no Basket) tanpa rambut hijaunya, berkacamata pula. Lihat kan? Aku langsung baca ringkasan cerita di belakangnya. Kayaknya lucu deh. Dengan dasar gambar cowok cakep, art-nya oke, dan cuma dua jilid, kubayarlah dengan cepat. Aku sampe lupa lihat komik lain yang tadinya mau kubeli (—_—‘)

20141119_103024

Ceritanya berawal dari Ako, mahasiswa Universitas Seni Sakuragaoka yang berharap dengan belajar di sana, cewek yang suka melukis ini akan menemukan pangeran impiannya. Terlepas dari kesukaannya terhadap seni, gadis muda bercepol ini ternyata payah dalam hal menghias masakan. Makanannya disebut tidak artistik oleh ‘orang kantoran’ yang lewat saat Ako akan makan siang bersama teman-temannya. Ternyata orang lewat yang narik-narik koper andalannya itu adalah direktur baru yang mengambil alih Uni Sakuragaoka (anaknya presdir uni sih), Masumi Kaneda. Tinggi, berkacamata, dan selalu pakai jas hitam, Kaneda muncul dengan penuh percaya diri untuk mengurus universitas menjadi lebih baik. Tetapi kebijakan barunya akan merugikan mahasiswa seni. Ako berusaha keras menunjukkan tekadnya untuk menjadi murid seni yang pantas menerima beasiswa, karena ia tidak berasal dari keluarga yang kaya. Kaneda awalnya tidak suka dengan Ako yang ceroboh, tidak elegan, dan keras kepala, namun lambat laun ia terpengaruh keceriaan Ako dan keteguhan hati cewek simple itu. Cowok uptight ini usut punya usut belum pernah naksir cewek seumur hidupnya, makanya Ako jadi makin termotivasi untuk membuat anak presdir jatuh cinta padanya.

Konsep cerita yang sederhana dan mengedepankan kecintaan Ako terhadap seni ini sangat fresh dan menarik untuk dibaca. Kalau belakangan kita sering melihat di toko buku  banyak komik mengenai romansa sekolah atau teenager’s love story, komik yang satu ini menyuguhkan kita perjuangan cewek muda yang kurang lebih menggambarkan kehidupan mahasiswa. Tidak semua mahasiswa kuliah dengan biaya orangtua yang serba bisa, Ako salah satunya. Ia berjuang untuk belajar lebih baik dan mendapat beasiswa supaya bisa tetap belajar di uni. Lain halnya dengan Kaneda yang bisa berbuat apa saja karena ia tidak pernah hidup susah. Dari Ako-lah ia belajar mengenai kesederhanaan dan cinta terhadap sesuatu. Aku suka komik ini karena genre-nya shoujo namun tidak melulu cinta anak SMA, mengingat umurku yang nggak remaja lagi ha ha. Menurutku kita butuh lebih banyak komik bertema kuliah yang ngga cuma ngejar-ngejar cinta fisik doang, tapi juga kebersamaan dan pelajaran hidup.

Manga ini dibuat oleh mangaka Yuana Kazumi. Mungkin sebelumnya kamu pernah melihat komik buatannya di toko buku yang pernah dirilis beberapa tahun lalu berjudul Eternal Love. Tadinya aku nggak ngeh waktu lihat pengarangnya, tapi kok kayaknya kenal. Eeeeh ternyata dia yang buat Eternal Love, komik yang aku suka jaman SMP dulu! Aku kaget banget, karena artwork-nya udah berubah jadi lebih bagus. Kaneda rilis 9 tahun setelah EL. Good job, Sensei!

20141119_115532

Buat yang suka cerita ringan dengan sedikit bumbu-bumbu romance, komik ini cocok dibaca di waktu santai. Berhubung genre-nya romace shoujo, jadi aku lebih menyarankan para gadis baca 2 volume ini buat menghilangkan galau, hehee ^^ Kalau cowok-cowok nggak masalah sama genre-nya, kalian juga bisa coba baca komik ini.

So, ini post pertamaku mengenai rekomendasi komik. Beritahu aku kalau kalian ingin lebih banyak post mengenai manga recommendation, karena aku masih suka banget ngikutin komik ketimbang anime yang belakangan aku tinggalkan…bukan karena nggak suka lagi, tapi lebih karena masalah koneksi yang sekarang membuatku susah update anime dan streaming online, karena itu aku kurang update soal anime baru *nangis di pojokan* Komik kan masih bisa diikutin, tinggal sering-sering aja nongkrong di toko buku…….*cough*

Maaf banget kalau gaya tulisanku kacau, sudah lama sekali aku nggak menulis artikel dalam bahasa Indonesia. Semoga tidak membuat kalian lari kocar-kacir ya!

See you in the next anime/manga post :3

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s